Berita Terbaru

Kuliah Umum REKOMPAK - Transfer Knowledge kepada seluruh Civitas Akademika


Sleman. Mengembangkan Knowledge Management berdasarkan segala pengalaman selama REKOMPAK  mendampingi masyarakat dapat menjadi pembelajaran bagi berbagai pihak. Acara ini merupakan pembuka rangkaian acara Kenduri Budaya Gunung Omah yang mencakup serangkaian kegiatan untuk mengucap syukur kepada Tuhan YME, Allah SWT atas terselesaikannya kegiatan relokasi dan segala upaya pembangunan kembali permukiman yang layak huni pascaerupsi Merapi 2010.

Acara kuliah umum yang dilaksanakan di Gedung Pusat Kebudayaan Koesnadi Hardjasoemantri Universitas Gadjah Mada ini dibuka oleh Direktur Penataan Bangunan dan Lingkungan, Adjar Prajudi. “Kuliah umum kali ini sangat penting sebagai langkah awal merealisasikan gagasan akademisi UGM untuk melakukan studi dan kajian Gunung Merapi. Kementerian Pekerjaan Umum akan mendukung sepenuhnya apabila pengalaman dan pengetahuan REKOMPAK dalam melakukan rehabilitasi dan rekonstruksi masyarakat dan permukiman berbasis komunitas pascaerupsi Merapi 2010 dijadikan obyek studi dan kajiannya”, tegas Adjar.

Proses dialog interaktif dimulai dengan paparan Kepala Satker Rehabilitasi/Rekonstruksi Rumah Pasca Gempa Bumi DIY & Jateng, Eki Arsita Rizki yang memberikan paparan mengenai REKOMPAK yang selanjutnya ditanggapi oleh beberapa civitas akademika seperti Baiquni (Guru Besar Pembangunan Wilayah Fakultas Geografi UGM), Widodo (Guru Besar Kegempaan Univ. Islam Indonesia), dan Bambang Hudayana (Kepala Pusat Studi Pedesaan dan Kawasan UGM).  Pada akhir dialog, Ibu Margiyanti salah satu penerimah hibah memberikan kesan pesan selama REKOMPAK memberikan pendampingan kepada masyarakat huntap. “REKOMPAK memberikan banyak ilmu kepada warga, walaupun pada awalnya sangat berat bagi kami karena belum terbiasa. Tapi pada akhirnya kami jadi banyak mengerti.” ungkapnya.

Pada acara ini, juga ditandatangani Nota Kesepakatan antara Direktur Penataan Bangunan dan Lingkungan dengan Dekan Geografi UGM tentang Kerjasama Studi dan Kajian Wilayah Merapi Sebagai Laboratorium Kegiatan. Ruang lingkup kesepakatan bersama ini meliputi Studi tentang sejarah erupsi Merapi dan pengaruhnya terhadap masyarakat dan Studi tentang sejarah relokasi dan kajian tentang dinamika kehidupan warga pasca relokasi. Kuliah umum ini juga dihadiri oleh penerima manfaat REKOMPAK, Pemerintah Daerah terkait serta  civitas akademika di DIY dan Jawa Tengah.

(Ditulis Oleh : Meizar / Rekompak)




Lihat Berita Sebelumnya

Video REKOMPAK CiptaKarya

Rembuk Warga Dusun Banjarsari, Glagah Harjo DI Yogyakarta