Sleman. Dalam waktu seminggu terakhir Huntap Pagerjurang Kepuharjo, Sleman mendapat dua kunjungan dari luar negeri. Mrs. Raquel Rolnik dari misi PBB berkunjung pada Sabtu, 8 Juni 2013 dan kedua hari Senin, 10 Juni 2013 Mrs. Maya Soetoro Ng. dari Universitas Hawaii of Manoa.
Mrs. Raquel Rolnik dari Pelapor PBB Bidang Hak Asasi Manusia termasuk bidang rumah layak huni untuk masyarakat, melaksanakan misi PBB ke beberapa negara termasuk Indonesia dalam rangka melihat secara langsung bagaimana pemerintah, LSM dan swasta secara bersama-sama memfasilitasi perumahan yang layak huni bagi masyarakat.
Di Indonesia, misi kunjungan ke Yogyakarta untuk melihat beberapa tempat program perumahan bagi masyarakat, dan secara khusus beliau ingin tahu banyak tentang REKOMPAK. Sebelum mengunjungi lokasi kegiatan REKOMPAK tim PBB tersebut berkunjung ke Desa Dlingo, Bantul, baru dilanjutkan ke Huntap Pagerjurang.
Kehadiran beliau diHuntap Pagerjurang Sabtu (8/6) tersebut disambut masyarakat termasuk Kepala Desa Kepuharjo. Sebelum melakukan dialog dengan perwakilan masyarakat, Raquel Rolnik sempat mampir ke rumah warga huntap untuk melihat fasilitas yang ada. Mrs. Raquel bertemu dan berdialog dengan ibu-ibu penghuni Huntap untuk mengetahui keterlibatan perempuan dalam proses pembangunan Huntap dan juga tentang kehidupan serta penghidupan mereka sekarang. Beliau juga menanyakan seputar proses pembangunan Huntap, jumlah bantuan dana yang diterima, pengelolaan dana bantuan, fasilitas apa saja yang ada diHuntap. Datang bersama-sama dalam rombongan kunjungan tersebut adalah perwakilan dari Kementerian Luar Negeri, Kementerian PU, Bank Dunia, Pemprov DIY, dan Pemda Sleman.
Setelah mengunjungi dan melihat rumah dalam Huntap, kegiatan dilanjutkan diskusi dengan perwakilan masyarakat di gedung pertemuan Huntap Pagerjurang. Banyak hal yang ditanyakan kepada masyarakat terutama adalah bagaimana pengalaman mereka saat erupsi Merapi terjadi pada tahun 2010, dan bagaimana proses pembangunan Huntap dilaksanakan termasuk bagaimana mereka mendapatkan tanah untuk lokasi Huntap.
Sebelum meninggalkan Huntap Pagerjurang, Eki Arsita Riski, ST. selaku Kepala Satker Rehab-Rekon REKOMPAK memberikan kenang-kenangan kepada Mrs. Raquel Rolnik buku berjudul The Achievements Belong To The Community. Buku tersebut mengulas tentang bagaimana keterlibatan masyarakat dalam proses pembangunan permukiman yang berbasis masyarakat pasca bencana baik gempa bumi 2006 maupun pasca erupsi Gunung Merapi tahun 2010.
Awal minggu ini juga, Senin (10/6) ada field trip Dr. Maya Soetoro Ng. dan rombongan dari Universitas Hawaii of Manoa (UHM) yang didampingi Prof. Greenwood selaku President UHM beserta Prof. Denise Konan selaku Decan Faculty of Social Science UHM. Kegiatan field trip ke Huntap Pagerjurang dan Huntap Karangkendal dilaksanakan dalam rangka serangkaian kegiatan “A pre-symposium program APDR3 - Indonesian Symposium on Disaster Risk Reduction and Resilience” yang berlangsung tanggal 13-14 Juni 2014. Kegiatan ini juga dilakukan disela waktu Dr. Maya Soetoro memberikan kuliah umum dengan tema "Education for Peace", pada Senin (10/6) di kampus UII dan tema yang sama di kampus UGM pada Selasa (11/6).
Pada kesempatan keliling Huntap Dr. Maya Soetoro yang merupakan adik Presiden Amerika Serikat Barack Obama tersebut sempat berbincang dengan pekerja yang sedang melakukan pekerjaan jalan cor beton dilingkungan Huntap. Disela perbincangan Dr. Maya Soetoro meyampaikan penghargaan dan rasa senangnya melihat pembangunan Huntap Pagerjurang yang memikirkan detail konsep yang berbasiskan masyarakat. Beliau masih ingat istilah gotong-royong sewaktu tinggal di Indonesia pada masa kecilnya. Kegiatan keliling Huntap dilanjutkan melihat bangunan konstruksi tahan gempa di salah satu rumah warga dan berdialog langsung dengan warga Pagerjurang. Kemudian dilanjutkan menikmati wedang uwuh hasil produksi warga Huntap dan sempat memborong untuk buah tangan hasil produksi warga, seperti batik khas Merapi. Dalam selorohannya, beliau mengatakan mau tinggal di Huntap jika ada yang menawarinya.
(Dirangkum oleh : Stefanus Subantarja, Hanindya K. Artati, Sugiarto)

























